Logo ZED Kalkulator

ZED Kalkulator

AGD / ABG lanjutan

Analisis Asam Basa

Menilai gangguan primer, kompensasi yang diharapkan, kemungkinan gangguan campuran, dan anion gap opsional.

Pemeriksaan tambahan (opsional)

Isi natrium dan klorida untuk menghitung anion gap. Albumin memperbaiki nilai anion gap pada hipoalbuminemia.

Alat bantu edukasi dan skrining. Interpretasi akhir harus mempertimbangkan kondisi klinis, waktu terjadinya gangguan, ventilasi, elektrolit, dan hasil laboratorium lain.

Hasil interpretasi

Hasil akan tampil setelah tombol Analisa ditekan.

Rumus kompensasi yang digunakan

Gangguan primerKompensasi yang diharapkan
Asidosis metabolikPaCO₂ = 1,5 × HCO₃⁻ + 8 (±2)
Alkalosis metabolikPaCO₂ ≈ 40 + 0,6 × (HCO₃⁻ − 24), toleransi ±5
Asidosis respiratorik akutHCO₃⁻ naik ≈1 mEq/L tiap kenaikan PaCO₂ 10 mmHg
Asidosis respiratorik kronikHCO₃⁻ naik ≈3,5 mEq/L tiap kenaikan PaCO₂ 10 mmHg
Alkalosis respiratorik akutHCO₃⁻ turun ≈2 mEq/L tiap penurunan PaCO₂ 10 mmHg
Alkalosis respiratorik kronikHCO₃⁻ turun ≈5 mEq/L tiap penurunan PaCO₂ 10 mmHg

Hal yang perlu diperhatikan

  • Kompensasi yang tidak sesuai mengarah pada kemungkinan gangguan campuran.
  • pH normal tidak selalu berarti tidak ada gangguan asam basa.
  • Anion gap harus dikoreksi bila albumin rendah.
  • Nilai ekstrem atau pasien tidak stabil memerlukan evaluasi segera.

Alur interpretasi

  1. Periksa konsistensi pH, PaCO₂, dan HCO₃⁻.
  2. Tentukan acidemia, alkalemia, atau pH normal.
  3. Tentukan gangguan primer.
  4. Bandingkan kompensasi aktual dengan nilai yang diharapkan.
  5. Hitung anion gap dan delta ratio bila datanya tersedia.
  6. Korelasikan dengan kondisi klinis.